Rabu, 05 November 2014
Jumat, 03 Oktober 2014
1.5 KARAKTERISTIK INFORMASI DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Posted on 13.37.00by Unknown with No comments
Penjelasan dari Karakteristik Informasi yang Berguna
1. Relevan
-
Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi
informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda.
-
berarti informasi tersebut mempunyai mamfaat bagi pemakainya.
-
Informasi itu relevan jika mengurangi ketidakpastian, memperbaiki
kemampuan pengambil keputusan untuk membuat prediksi, mengkonfirmasikan atau
memperbaiki ekspektasi mereka sebelumnya.
-
menambah pengetahuan atau nilai bagi pengambil keputusan dengan
mengurangi ketidakpastian, meningkatkan kemampuan untuk meramalkan atau
mengkonfirmasi atau membetulkan harapan sebelumnya.
-
Informasi yang relevan berkaitan dengan sejauh mana informasi tersebut
dapat membuat perbedaan untuk Alternatif pengambilan keputusan.
·
informasi yang dapat mempengaruhi keputusan ekonomi penggunanya dengan
membantu pengguna tersebut dalam mengevaluasi peristiwa masa lalu, masa kini,
atau masa depan, menegaskan, atau mengkoreksi hasil evaluasi pengguna di masa
laiu.
·
informasi diberikan harus mempunyai manfaat sebagai dasar pengambilan
keputusan sesuai dengan yang dibutuhkan.
·
memenuhi kebutuhan pemakai dlam proses pengambilan keputusan.
2. Andal
-
Informasi itu andal jika bebas dari kesalahan atau penyimpangan.
·
Disajikan secara jujur (faithful representation), Substansi mengungguli
bentuk (substance over form), Netralitas (neutrality), Pertimbangan Sehat
(prudence), Kelengkapan (completeness), dan bebas dari pengertian yang
menyesatkan, kesalahan material, dan dapat diandalkan pemakainya sebagai
penyajian yang tulus atau jujur dari yang seharusnya disajikan atau yang secara
wajar diharapkan dapat disajikan.
3. Lengkap
-
Informasi itu lengkap jika tidak menghilangkan aspek-aspek penting dari
kejadian yang merupakan dasar masalah.
-
tidak mengabaikan data penting.
·
Lengkap artinya informasi harus diberikan secara lengkap.
4. Tepat
Waktu
-
berarti informasi datang pada penerima tidak boleh terlambat.
-
Informasi itu tepat waktu jika diberikan pada saat yang tepat untuk
memungkinkan pengambil keputusan menggunakannya.
- tersedia tepat waktu untuk pengambilan
keputusan.
-
Ketepatan waktu sebuah informasi sangat penting, karna informasi
tersebut harus tersedia pada saat dibutuhkan karma berhubungan dengan
pengambilan keputusan atau kebijakan.
·
Tepat waktu artinya informasi itu harus tersedia atau ada pada saat
informasi tersebut diperlukan.
5. Dapat
Dipahami
-
Informasi dapat dipahami jika disajikan dalam bentuk yang dapat dipakai
dan jelas.
-
dalam bentuk yang dapat dimengerti.
·
dapat mudah dipahami oleh mereka yang memiliki pengetahuan yang memadai
tentang aktivitas bisnis dan ekonomi, akuntansi serta kemauan untuk mempelajari
informasi dengan ketekunan yang wajar.
·
kemudahannya untuk segera dapat dipahami oleh pemakai.
6. Dapat
Diverivikasi
-
Informasi dapat diverifikasi jika dua orang dengan pengetahuan yang
baik, bekerja secara independen dan masing-masing akan menghasilkan informasi
yang sama.
-
dapat dibuktikan kebenarannya/menghasilakan informasi yang sama dari dua
orang yang saling independen.
Sifat atau Karakteristik Informasi yang Berguna
1. Relevan
2. Andal
3. Lengkap
4. Tepat
waktu
5. Dapat
dipahami
6. Dapat
diverivikasi
7. Akurat
8. Dapat
dipercaya
9. Ringkas
10. Jelas
11. Dapat diukur
12. Konsisten
SUMBER : http://indahjewel.blogspot.com/2012/09/karakteristik-informasi-dalam-sia.html
1.4 KOMPONEN SIA
Posted on 13.33.00by Unknown with No comments
Didalam
Akuntansi Manajemen terdapat dua komponen yang digunakan bagi perencanaan dan
pengendalian perusahaan, yaitu :
a) Sistem Akuntansi Biaya
Digunakan
untuk membantu manajemen dalam perencanaan dan pengawasan dari aktivitas pengadaan,
proses distribusi dan penjualan
b) Sistem Budgeting
adalah
proyeksi keuangan perusahaan untuk masa depan yang bermanfaat untuk menolong
manajer dalam perencanaan dan pengawasan
Eksternal
Mencakup
dalam hal financial accounting. Menyajikan suatu sistem yang akan ditujukan
untuk pihak luar. Para pelakunya adalah :
·
Para
langganan
·
Para
leveransir (supplier)
·
Para
pemegang saham (stockholder)
·
Para
pegawai
·
Para
pemberi pinjaman
·
Instansi
Pemerintah
Fungsi
penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
a) Mengumpulkan dan menyimpan data tentang
aktivitas dan transaksi.
b) Memproses data menjadi into informasi
yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
c) Melakukan kontrol secara tepat terhadap
aset organisasi.
d) Subsistem SIA memproses berbagai transaksi
keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan
transaksi keuangan.
SIA
terdiri dari 3 subsistem:
a. Sistem pemrosesan transaksi
Mendukung
proses operasi bisnis harian.
b. Sistem buku besar/ pelaporan keuangan
Menghasilkan
laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian
pajak.
c. Sistem pelaporan manajemen
Menyediakan
pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta
informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran,
laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban
SUMBER :
1.3 DEFINISI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
Posted on 13.25.00by Unknown with No comments
Sistem
Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah Sistem Informasi yang menangani segala
sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah
sebuah Sistem Informasi. SIA sebagai sistem berbasis komputer yang dirancang
untuk mengubah data akuntansi menjadi informasi. Tetapi istilah SIA lebih luas
dari itu guna mencakup siklus-siklus pemrosesan transaksi, penggunaan teknologi
informasi dan pengembangan sistem informasi. Informasi ini dikomunikasikan
kepada beragam pengambil keputusan. SIA mewujudkan perubahan ini apakah secara
manual atau terkomputerisasi.
Definisi Sistem Informasi Akuntansi
menurut beberapa sumber adalah sebagai berikut :
1. “ Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah
kumpulan sumberdaya, seperti manusia dan peralatan, yang diatur untuk mengubah
data menjadi informasi.”( Fauziah Fauzian, Accounting Information System P.2
:2000 )
2. “Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu
komponen organisasi yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah, menganalisa dan
mengkomunikasikan informasi keuangan yang relevan untuk pengambilan keputusan
kepada pihak-pihak luar (seperti inspeksi pajak, investor dan kreditur) dan
pihak-pihak dalam (terutama managemen).”(Steven A. Moscove, accounting
Information System P.6 :1981 )
Sistem
Informasi Akuntansi (SIA) merupakan
sistem yg digunakan memproses data dan transaksi guna menyediakan infomasi yang
diperlukan oleh user untuk merencanakan, mengendalikan dan mengoperasikan
bisnis. Untuk menghasilkan informasi, SIA harus melakukan:
Sumber :
1.2 Pengertian Prosedur
Posted on 13.23.00by Unknown with No comments
Menurut
Muhammad Ali (2000 : 325) “Prosedur adalah tata cara kerja atau cara
menjalankan suatu pekerjaan”
Menurut
Amin Widjaja (1995 : 83) “Prosedur adalah sekumpulan bagian yang saling
berkaitan misalnya : orang, jaringan gudang yang harus dilayani dengan cara
yang tertentu oleh sejumlah pabrik dan pada gilirannya akan mengirimkan
pelanggan menurut proses tertentu”
Sedangkan
menurut Kamaruddin (1992 : 836 – 837) “Prosedur pada dasarnya adalah suatu
susunan yang teratur dari kegiatan yang berhubungan satu sama lainnya dan
prosedur-prosedur yang berkaitan melaksanakan dan memudahkan kegiatan utama
dari suatu organisasi”.
Sedangkan
pengertian prosedur menurut Ismail masya (1994 : 74) mengatakan bahwa “Prosedur
adalah suatu rangkaian tugas-tugas yang saling berhubungan yang merupakan
urutan-urutan menurut waktu dan tata cara tertentu untuk melaksanakan suatu
pekerjaan yang dilaksanakan berulang-ulang”.
Berdasarkan
pendapat beberapa ahli di atas maka dapat disimpulkan yang dimaksud dengan
prosedur adalah suatu tata cara kerja
atau kegiatan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan urutan waktu dan memiliki
pola kerja yang tetap yang telah ditentukan.
KEGUNAAN PROSEDUR
1. Program menjadi lebih mudah dimengerti
Hal ini disebabkan karena proses penyelesaian untuk suatu
masalah dipecah menjadi beberapa sub masalah/ pemecahan masalah tersebut ke
dalam bentuk fungsi yang lebih sederhana.
2. Pengaruh antar bagian menjadi lebih kecil (Program
menjadi lebih independen)
Karena suatu sub masalah diselesaikan dalam
fungsi/prosedur yang terpisah makatidak akan mempengaruhi perintah yang
ada pada fungsi/prosedur yang lain.
3. Dapat dipakai kembali
Fungsi/prosedur yang pernah dibuat dapat dipakai kembali di
program yang lain untuk menyelesaikan masalah yang berbeda,
4. Lebih efisien dan ukuran program menjadi lebih kecil
Dengan adanya fungsi/prosedur penulisan kumpulanbaris program
yang sama di tempat yang berbeda dapat
dikurangi
Sumber :
1.1 Pengertian dan Definisi Sistem
Posted on 13.18.00by Unknown with No comments
Apa itu
sistem? Sistem adalah sekelompok komponen dan elemen yang digabungkan menjadi
satu untuk mencapai tujuan tertentu. Ada banyak pendapat tentang pengertian dan
definisi sistem yang dijelaskan oleh beberapa ahli. Berikut pengertian dan
definisi sistem menurut beberapa ahli:
§ Jogianto (2005:2), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang
berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan
suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata, seperti tempat, benda dan
orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.
§ Indrajit (2001:2), Sistem adalah kumpulan-kumpulan dari
komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.
§ Lani Sidharta (1995:9), Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian
yang saling berhubungan, yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.
§ Murdick, R. G (1991:27), Sistem adalah seperangkat elemen yang
membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur atau bagan-bagan pengolahan yang
mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data
dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi
dan/atau energi dan/atau barang.
§ Davis, G. B (1991:45), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen
yang beroperai bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.
Komponen
atau Karakteristik sistem adalah bagian yang membentuk sebuah sistem,
diantaranya:
§ Objek, merupakan bagian, elemen atau variabel. Ia dapat berupa
benda fisik, abstrak atau keduanya.
§ Atribut, merupakan penentu kualitas atau sifat kepemilikian sistem
dan objeknya.
§ Hubungan internal, merupakan penghubungan diantara objek-objej
yang terdapat dalam sebuah sistem.
§ Lingkungan, merupakan tempat dimana sistem berada.
§ Tujuan, Setiap sistem memiliki tujuan dan tujuan inilah yang
menjadi motivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tidak
terkendali. Tentu tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
§ Masukan, adalah sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan
selanjutnya menjadi bahan untuk diproses. Masukan tersebut dapat berupa hal-hal
yang tampak fisik (bahan mentah) atau yang tidak tampak (jasa).
§ Proses, adalah bagian yang melakukan perubahan dari masukan
menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai (informasi) atau yang tidak
berguna (limbah)
§ Keluaran, adalah hasil dari proses. Pada sistem informasi berupa
informasi atau laporan, dsb
§ Batas, adalah pemisah antara sistem dan daerah luar sistem. Batas
disini menentukan konfigurasi, ruang lingkup atau kemampuan sistem. Batas juga
dapat diubah atau dimodifikai sehingga dapat merubah perilaku sistem.
§ Mekanisme pengendalian dan umpan balik, digunakan untuk
mengendalikan masukan atau proses. Tujuannya untuk mengatur agar sistem
berjalan sesuai dengan tujuan.
Langganan:
Postingan (Atom)